Waktu Aku berada disampingmu..
Disana pula rasa nyamanku
Senyumanmu yang membuat hati ini nyaman disampingmu
Tahun baru..
Saat itu pula Aku merasakan suasana yang berbeda
Bahagia, Nyaman, Tenang..
Dan bersyukur bisa mengenal, dekat dan bisa bersama
Walaupun tak selalu bersama-sama
Candamu..
Tawamu..
Mengundang rindu
Sudah..
Yaa..sudah tersampaikan pula rinduku
Malam itu, Aku kira kamu tak akan hadir..
Dan ternyata sebelum malam pergantian tahun
Kamu tiba disebuah ruang yang riang
Gitar yang kamu petik
Alunanan nada mengisi ramai ruangan
Kamu ucapkan namaku dalam alunan lagu
Bahagia saat itu
Sudah terbayar segala rasaku
Sudah terbayar lelahku
Dan sudah tersampaikan pula rasa sayangku..
Saat itu..
Memilikimu begitu utuh..
Walaupun tak sedikit rasa cemburu diantara kita terus hadir silih berganti
Tapi itulah sebagai bukti bawa Aku cinta mati sama kamu..
Sudah terjawab dari semua rasa rindu dan sayangku
Sudah berakhir pula jeda kita
Sayang...
Walaupun jarak dan waktu kita sudah berbeda
Semoga dalam setiap doa
Selalu tersampaikan pula dari setiap rindu
Hanya untukmu..
Sudah..
Hampir saja..
Mungkin saat ini Kamu...
Tak akan pernah tau bagaimana sakitnya memendam kata "rindu"
Walaupun awalnya Kita tak pernah ada kata "memiliki"
Namun..mau dipendam, mau disembunyikan.. tetaplah yang namanya rasa terus tumbuh
Seperti halnya pohon yang selalu mengakar dan melingkar diantara tanah
Begitu pun denganku..
Kamu.. adalah segalanya diantara waktu dan kisahku saat ini
Mungkin kata cemburu adalah mantra yang mematikan dari segala mantra yang ada dibumi ini
Kalaupun Kamu tau.. mustahil bagiku bisa memilikimu
Kenapa?
Entahlah.., rasanya dari dulu disaat Aku berjuang untuk
Kamu..
Rasanya tak ada sedikitpun ruang untuk-ku dalam hatimu
Yang ada hanyalah rasa benci
Walaupun begitu
Aku tetap ada untuk..
Kamu.
Dengan tulus..
Kamu
Bagiku adalah...
Sosok yang bisa mengubah dari dua arah yang berbeda..
Malam itu..
Bagiku adalah sesuatu yang bisa membuat
Rindu berujung kaku..
Kamu..
Jaga diri..
Jaga hati
Walaupun bukan untuk-ku
tetaplah..
Kamu..
Sosok terbaik disepanjang waktu yang pernah Aku..
Tempuh..
Bersama
Kamu...
Jika saat nanti kita tak pernah lagi menyapa
Jika saat nanti kita tak lagi sama
Jika saat nanti ruang dan waktu kita sudah berbeda
Jika saat nanti kita terasa asing dan aneh
Jika Saat nanti kita tak pernah bertemu
Semua itu bukan karena apa-apa, hanya saja waktu dan kita tak mau bertemu apalagi bersatu
Aneh memang..
Sakit iya
Tapi.., harus bagaimana lagi, keadaanlah yang membuat kita tak lagi sama
Walaupun begitu, sejujurnya kita saling rindu
Benar?
Lalu bagaimana?
Menyapa malu
Bertemu canggung
Akhirnya...?
Menggantung
Menunggu
Resah..Gelisah..Gersang..
Hilang...
Jika saat nanti kita bertemu kembali
Aku berharap jangan pernah sungkan saling menyapa
Jika Rindu katakan dan nyatakan..
Mau sampai kapan terbelenggu dengan kata "ego"
Sudahi rasa sakit yang begitu parah..
Bertemulah..
Dan ungkapkan lah...
Bagaimana sakitnya selama ini memendam rasa rindu yang berbuah pilu...
Untukmu...
Aku Selalu menyayangimu...
Lain kali...
Jangan begitu...
Jika saat nanti
Memang kita sudah tak utuh lagi
Biarkan doa yang menyampaikan
Dan menyapa atas segalanya
Apa yang sudah diikrarkan disaat kita masih ada..
Di Dunia...
Jika saat nanti kita..
Mati
Cinta dan doa
akan utuh selamanya...
***

.png)
.png)
.png)
